Spesifikasi Teknis
Saat ini, sebagian besar perusahaan, karena keterbatasan dalam kondisi penyimpanan dan karakteristik bahan yang melekat, tidak dapat mencapai klasifikasi, pelabelan, dan pengelolaan independen bahan yang jelas. Hal ini mengakibatkan rendahnya efisiensi pengambilan, waktu yang berlebihan, dan banyaknya personel yang terlibat dalam operasi pengelolaan material, sehingga menyebabkan rendahnya efisiensi, waktu, dan biaya.
Banyak manajer perusahaan tidak menyadari peningkatan biaya ini. Bagaimana situasi ini dapat diperbaiki? Di sinilah solusi manajemen gudang modern—manajemen visual—berfungsi.
Apa itu manajemen visual?
Manajemen visual mengacu pada metode manajemen yang menggunakan informasi visual yang intuitif dan berwarna sesuai untuk mengatur aktivitas di lokasi, sehingga meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Ini juga merupakan metode manajemen ilmiah yang menggunakan sarana visual.
Sederhananya, manajemen visual menyajikan objek-objek yang akan dikelola dengan cara yang langsung jelas dan tidak memerlukan pemikiran.
Di gudang, spesifikasi lembaran logam yang berbeda memiliki pola sirkulasi yang berbeda pula. Pada saat yang sama, permasalahan seperti akumulasi material yang parah, penumpukan dan kompresi berlapis-lapis, serta label yang tertutup atau aus membuat identifikasi menjadi sulit, sehingga menghambat pengambilan yang cepat dan efektif. Hanya dengan mengidentifikasi dengan cepat status penggunaan lembaran logam, inventaris gudang dan akses cepat selama penggunaan dapat difasilitasi. Hal ini memerlukan visualisasi penyimpanan lembaran logam.
Rak bahan lembaran bergaya laci memungkinkan penyimpanan mandiri di beberapa kompartemen, dengan tampilan visual transparan yang memungkinkan penilaian cepat dan pemantauan waktu nyata terhadap status penyimpanan setiap lapisan bahan lembaran. Hal ini memfasilitasi pengelolaan gudang dan pemeriksaan inventaris, meningkatkan efisiensi pengambilan, mempersingkat waktu penyimpanan dan pengambilan material, serta mengurangi kebutuhan personel.